Saudaraku

Selama ini kehidupan saya hanya dikelilingi oleh orang tua dan dua orang adik. Seiring dengan perjalanan waktu saya harus meninggalkan mereka untuk mencari kehidupan saya sendiri. Akhirnya saya bertemu dengan teman-teman dan sahabat yang benar-benar berarti dalam hidup saya ini. Namun cukup lama saya tertegun  ketika salah satu temen saya yang  selalu membantu dan mendampingi sayaberkata

” Jangan kawatir, kamu tidak sendiri, kamu punya aku, kamu adalah saudaraku, kamu adalah adiku”.

Mendengar kata-kata itu hati saya menjadi tenang, namun pertanyaan yang sering muncul adalah mungkinkah saya bisa memiliki seorang saudara lagi? Saudara yang sama sekali tidak terlahir dari rahim ibu saya? Apakah dia tulus ingin menjadi saudara saya? Apakah dia cuma……….?

Renungan….!

Di saat malam sepi, di bawah guyuran hujan dan suara gemuruh yang tidak terlalu mengelegar, saya terdiam. Tidak ada kata yang bisa saya ucapkan, tidak ada hal yang bisa saya lakukan. Beberapa jam kemudian hujan makin lebat dan air pun mulai meninggi. Tidak tahu darimana air itu berasal, tapi yang bisa saya rasakan tinggi air tersebut telah menyentuh lutut saya. Sungguh peristiwa yang baru kali ini saya rasakan. Saya melihat orang lain yang sibuk memindahkan barang2,dan mereka…………

Mata saya tertuju pada suatu sosok orang tua yang berkata” Beginilah dik, kalau kita tidak siap dengan datangnya hujan, Uh…!” Sementara itu permukaan jalan telah tertutup oleh air, dan ketika itu juga seoang anak muda berkata” Tenang aja, nich bukan tsunami, toh kita g bakalan mati karena banjir segini, santai Brow”. Dan orang tua itu terdiam, tidak berkata apa-apa lagi, dia hanya mengelengkan kepala, dan melanjutkan memindahkan barang-barang dengan tubuh yang renta dan pucat pasi menahan dinginnya air hujan.

Melihat orang tua itu saya jadi merasa betapa arogannya kita sebagai manusia. Kita telah diberikan kehidupan yang layak dengan alam kita yang indah ini, tetapi ketika kita lupa menjaganya, kita diberikan sedikit teguran oleh-Nya. Namun apa yang kita lakukan? Malah kita menyepelekannya, dan menganggap hal itu merupakan hal yang gampang untuk kita hadapi. Mungkin kita baru akan sadar kembali setelah Beliau menarik kembali karunia-Nya, hingga yang tersisa hujatan-hujatan dan penyesalan kita sendiri. Dan mungkin pada saat itu juga baru kita menghargai pemberian-Nya.

Ogah Dech

Hey teman-teman maaf yach aq menghilang beberapa minggu. Tapi sekarang aq sudah balik lagi memulai menulis setelah hari-hari yang menyedihkan terjadi. Teman-teman sekarang aq merasa tidak nyaman menjalani hari-hari aq nich karena aq sering diterror oleh seseorang yang berasal dari masa lalu aq. Dia selalu ingin menjatuhkan, menyakiti aq.  Kasi solusi dunkz gimana cara mengatasinya, biar aq dan dia sama-sama enak????????????????????

GOOD BYE

Waktu liburan pun usai, kini rutinitas yang dulu sempat ditingalkan harus dikerjakan kembali. Bertemu dengan rekan-rekan sekerja, dengan suasana hiruk pikuk kampus. Uh………seneng banget rasanya. Tapi entah mengapa ada sesuatu yang terasa hilang. Tiba-tiba handphone berdering. Ternyata temen saya kembali kepada-Nya dengan membawa kenangan manis, yang tak pernah terlupa. Melalui blog ini saya mengucapkan selamat jalan temanku, You are always in my mind, my best friend!!!

Andaikan Aku……

“Andai a…a…aku jd orang kaya, andai….a…a…g’ usah pake kerja”. Lirik lagu Oppy di tahun 2000an mewakili kecendrungan masyarakat di tahun tersebut yang begitu gila akan uang tanpa harus kerja keras. Seiring waktu berlalu, Ratu pun  mengatakan “Janganlah kau meminta lebih, kita berteman saja, teman tapi mesra“. Masyarakat pun berseru TTM-an yuukzzzzzz! Sampai akhirnya Merpati berkata “ga selamanya selingkuh itu indah”. Mereka pun akhirnya sadar bahwa memang benar selingkuh tidak pernah melahirkan kebahagiaan.

KIni tiba-tiba duo gadis manis T2, lenggak lenggok di pangung menyanyikan lagu ” cintai aku bronis, bagiku km brondong manis, sang penjahat cinta…………….” Para wanita/ gadis remaja juga  turut mengatakan cintai aku bronis. Mereka mencari pasangan yang lebih muda dari mereka. Bahkan banyak diantara diserang oleh penjahat cinta ini dan membuat mereka jadi gila. Dan berkata andai aku……………..

Diputer, Dijilat, Dicelupin!

Masih Inget makanan impor dari China yang berbahaya bagi kesehatan?

Ternyata banyak produk makanan China yang berbahaya bagi kesehatan. Menurut penelitian produk tersebut mengandung melamin, yang merupakan zat kimia yang menyebabkan batu ginjal bagi yang mengkonsumsinya. Salah satu produk makanan yang ditarik dari pasaran adalah OREO. Menurut penelitian, OREO produksi China tidak layak dikonsumsi karena mengandung melamin, tetapi ternyata OREO juga diproduksi di dalam negeri. Produk  yang diproduksi dan dikemas di Indonesia tersebut ternyata aman dikonsumsi. Bravo produk dalam negeri!

Permasalahannya, bagaimana cara membedakan OREO buatan China dan buatan negeri sendiri? Seorang pembeli/ customer terkadang tidak melihat kode barang yang akan dibeli. Inilah kelalaian kecil namun sangat riskan apabila hal tersebut terulang kembali. Makanya masyarakat hendaknya tebiasa melihat MD atau ML. Wah denger huruf ML, orang pasti sudah berpikiran negatif yang ujung-ujungnya berkaitan dengan pornografi. Namun jika ML dihubungkan dengan huruf MD, berkonotasi lain. Pemerintah telah memberikan kode MD atau ML bagi setiap produk. MD merupakan kode barang tersebut buatan dalam negeri dan ML adalah kode barang buatan luar negeri (China). Jadi OREO yang memiliki kode produksi “MD” aman dikonsumsi.

Don’t be affraid to “diputer,dijilat,dicelupin”:-)

Tawuran, Enam Remaja Tewas Mengenaskan

Liputan6.com, Tangerang: Tawuran antarpemuda yang terjadi pagi tadi di Pamulang, Tangerang, Banten, mengakibatkan enam remaja tewas tenggelam di Danau Sasak Tinggi. Tawuran yang terjadi seusai melaksanakan salat subuh ini diduga berawal dari saling ejek di antara remaja yang sedang berjalan-jalan di sekitar danau dengan saling lempar petasan. Akibat saling ejek itu, kedua kelompok pemuda hingga selepas sahur tadi terus saling lempar petasan.

Mendengar kabar tersebut,saya merasa sangat prihatin mengapa di bulan suci ini harus ada tragedi semacam itu. Hanya karena menyalakan petasan bisa menyulut perselisihan hingga menimbulkan korban jiwa. Padahal kita seharusnya beribadah dan mengendalikan diri dari perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh agama. Apakah ini sebuah kemunafikan bahwa kita adalah manusia yang belum memiliki jiwa kemanusiaan ataukah kita adalah orang yang berkata kebaikan tanpa melakukan nilai kebaikan itu sendiri???

STRESS? NO WAY!!!

Kehidupan modern menuntut orang untuk bekerja keras dan aktif mencari dan memanfaatkan peluang yang ada untuk mendapatkan kesuksesan. Semakin sukses seseorang umumnya jadwalnya pun akan semakin padat, dan tidak dapat dipungkiri kehidupannya akan semakin rentan terhadap penyakit yang namanya ‘Stress’. Stress semacam itu jika dibiarkan akan sangat mengganggu secara psikologis. Namun, anda tidak perlu kawatir apabila anda sedang mengalami tekanan/ stress. Stress dapat ditanggulangi dengan melakukan hal- hal sebagai berikut: 1. Minum Air Putih Hanya dengan minum satu atau dua gelas air putih akan sangat membantu Anda untuk lebih relax dan dengan cairan tubuh yang cukup, Anda akan terhindar dari kepenatan dan kelelahan yang akan semakin memperburuk keadaan jika Anda stress. 2. Hobby Jika seseorang mengalami stress berat, maka cara yang baik untuk melepaskan stress tersebut adalah dengan menyalurkannya dalam bentuk hobby. Hobby yang melibatkan banyak orang dalam satu group juga sangat dianjurkan karena hobby ini akan sangat kondusif terhadap kehidupan sosial seseorang. 3.Makan makanan yang bergizi Pada saat kita dalam kondisi stress, makan secara teratur dan makanan yang mengandung karbohidrat rendah akan sangat membantu menjaga keseimbangan gula darah. Makan makanan yang mengandung terlalu banyak karbohidrat bukanlah hal yang baik karena akan meningkatkan kandungan insulin dalam darah yang akan menyebabkan Anda merasa lelah. 4. Atur Tarikan Nafas Tarik nafas dalam-dalam dan hembuskan dengan perlahan, konsentrasikan pada gerakan diafragma Anda. Lakukan ini dua atau tiga kali hingga Anda mulai merasa terkendali. 5. Olahraga Lakukan olahraga, meski itu hanya jalan-jalan di seputar ruangan atau kamar mandi, hal ini berguna untuk membantu melancarkan aliran darah. Bergerak secara teratur ini dapat membantu membakar efek negatif dari hormon stress. 6. Berteriak Dan Menjerit Pergilah ke sebuah tempat yang pribadi dan menjerit atau berteriak sekeras yang Anda bisa. Ini dapat juga dipakai untuk terapi pereda stress. Beberapa orang menemukan memukul bantal sekeras mungkin dapat membantu. 7. Berpikirlah Positif Pilih sesuatu yang layak, sebuah pemikiran pribadi yang positif – seperti misalnya ‘Aku merasakan tekanan positif, bukan stress yang negative’ – dan ulangi secara teratur pada diri Anda sendiri. 8. Dengarkan Musik Mendengarkan irama musik yang lembut dapat membantu Anda lebih tenang. Suara alam seperti rekaman debur ombak, kicau burung, atau suara air yang mengalir sangat idela. 9. Menonton komedi Tonton komedi, tertawalah bersama teman Anda, atau kunjungi website yang khusus menyediakan lelucon – tertawa merupakan penawar luar biasa bagi stress. Dengan melakukan kegiatan tersebut di atas, anda bisa meraih kesuksesan yang anda inginkan tanpa terganggu oleh ” STRESS”.So we can say ” Stress? No Way!”

Uh……..A Stranger

Hari-hari begitu melelahkan hingga pengen banget rasanya refreshing. yach begini dech namanya juga kehidupan, ada saat sedih dan senang. Bahkan kadang-kadang juga susah membedakan apakah harus bahagia or kesel setengah mati,he….

 Seorang berpakaian hitam menghampiri. Dia menaiki sepeda motor trill dengan gayanya yang urakan. Dia mencoba menggangu dengan mengambar zigzag line di jalan yang sepi dan penuh dengan pohon mengintari. Udara di sekitar pun tidak fresh lagi karena asap kendaran bermotornya. Di daerah yang jauh dari pemukiman penduduk, dia tambah liar, bagai pembalap yang diteguki minuman keras. Tiba-tiba dia mendahului dan berhenti di depan. “Stop…”katanya. Keringat dingin dan airmata bercucuran menutupi ketakutan. Selanjutnya dia mendekat dan berkata ” Hey, long time no see”.